Showing posts with label Animal. Show all posts
Showing posts with label Animal. Show all posts

Kodok Budeg


Seorang anak kecil mengadakan penelitian terhadap seekot kodok. Ia berteriak kepada kodok tersebut " loncat !!", dan kodok itu pun meloncat sejauh 60 cm. Ia mencatat hasil itu ke bukunya.

Kemudian, ia mengikat satu kaki kodok tersebut, lalu kembali berteriak "Loncat !!", kodok itu meloncat sejauh 40 cm. Kembali anak kecil itu mencatatnya.
Anak tersebut mengikat lagi kaki kodok tersebut. Dan kembali berteriak "Loncat !!", Kodok itu masih dapat meloncat sejauh 15 cm. anak itu mencatatnya lagi.
Setelah kaki ke-3 diikatkan, Anak kecil itu memerintahkan kodok itu meloncat, dengan susah payah kodok itu meloncat miring dan hanya mencapai 5 cm. Anak itu tetap mencatat hasil tersebut ke dalam bukunya.

Karena masih belum puas dengan hasil statistik yang dibuatnya, anak kecil itu mengikat semua kaki kodok itu, lalu ia berteriak lagi "Loncat!!" Tetapi kodok itu diam saja, sekali lagi anak kecil itu berteriak lebih keras "Loncat !!!", kodok itu tetap tidak bergeming dari tempatnya.
Lalu dengan wajah serius ia memberi catatan dalam note-nya. "Tanpa kaki, Kodok menjadi budeg"

You Fat Hairy Baboon!!!


Tak Bisa Membedakan


Seekor babi hutan dari pedalaman Timika di Irian Jaya lari ketakutan menyeberangi perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Ia merasa diburu-buru tentara Indonesia. Ia baru berhenti ketika ada seekor babi hutan Papua Nugini menyatakan bahwa ia sudah berada dalam wilayah Papua Nugini.

"Mengapa Anda berlari?,’ tanya babi Papua Nugini.

"Terus terang saya khawatir pada tentara Indonesia. Mereka mengebiri semua laki-laki di sana," ujar babi Indonesia.

"Tapi anda ‘kan bukan manusia. Anda ‘kan cuma seekor babi hutan?,’

"Justru itulah. Mereka mengebiri dulu baru bertanya kemudian," ujar babi Indonesia.

Menonton Sirkus


Seorang penjinak singa yang gagah perkasa muncul dengan seekor singa yang besar. Pengunjung menyaksikannya dengan berdebar-debar. Ia bisa memerintahkan singa itu melakukan segala sesuatu. Yang ajaib ialah bahwa ia berani memukul kepala si hewan dengan martil kecil, sebagai isyarat perintah. Dan si singa tidak marah, sudah jinak barangkali. Benar-benar patuh: berdiri, menari, atau bahkan juga mencium pantat si penjinak.

Di adegan terakhir si penjinak sirkus tambah nekad. Ia memukul kepala singa dengan martil lagi dan si singa itu membuka rahangnya lebar-lebar. Puncaknya adalah ketika si penjinak singa membuka celananya lantas kemaluannya dimasukkan ke mulut binatang itu.

Penjinak memukul kepalanya sekali lagi. Apa yang terjadi? Si raja hutan lantas membuka moncongnya kembali, tapi lihatlah, hai, penonton: zakar si penjinak itu masih tetap utuh, sehat, dan segar.

Penontonpun bertepuk sorak, gembira tidak henti-hentinya, sampai Kris Biantoro, MC pertunjukan sirkus itu, muncul ke panggung dan berkata: "Bukan main! Hebat sekali! Saya tantang, para hadirin, siapa di antara para hadirin yang berani melakukan adegan terakhir itu sekarang juga? Siapa yang berani, kami beri tiket pesawat gratis dari Jakarta ke Las Vegas pulang-pergi.

Penonton senyap beberapa menit. Tiba-tiba terdengar suara dari hadirin. Yang muncul Otong. Ia naik pentas dan berkata lantang: "Saya berani melakukannya! Tapi dengan syarat!".

Kris Biantoro kaget: "Benar nih? Apa syaratnya?"

Otong: "Syaratnya: kepala saya ndak usah dipukul martil setiap kali, dan singanya disingkirkan dulu."

Tersesat Di Hutan Tarzan


Pada suatu hari ada penjelajah yang tersesat di hutan. Walaupun sudah berputar-putar di sana selama 5 bulan tetapi tidak dapat juga jalan keluarnya. Akhirnya dia nyerah juga. Tiba-tiba dia bertemu dengan Tarzan

Penjelajah: (berpikir: "Wah ada Tarzan nih, tanya jalan keluar ah.")
Penjelajah: "Tarzan bantuin saya dong. Udah 5 bulan saya nyasar di sini..."

Tarzan: "Gampang kok... Nanti lurus aja, sampai mentok belok kiri dah...."

Penjelajah: "Ok, thanks Bro"

Penjelajah mengikuti jalan yang Tarzan katakan. Dia jalan terus sampai mentok lalu belok kiri. Tapi masih nyasar juga. Tidak lama kemudian dia ketemu lagi sama Tarzan.

Penjelajah: "Woy Tarzan koq ga ketemu sih jalan keluarnya?"

Tarzan: "Hahahaha... Kalau gua tahu jalan keluarnya sih gua dah gak di sini lagi..."

Horse Power


HorseHorse Powered Car

Elephant Practices


BasketballElephant Practices his Basketball Skills

Ular Berbisa


Dua ekor ular sedang menelusuri sawah mencari mangsa.

Tiba- tiba ular pertama bertanya,

"Kita ini jenis ular yang berbisa nggak sih?"


"Entahlah, aku tak tahu. Emangnya kenapa?"


"Barusan aku tak sengaja menggigit bibirku ...."

Obrolan Tikus


Pada suatu saat ada 3 ekor tikus yang sedang ngerumpi, asyik bener.

Tikus 1: "Hoi ... kamu tau ndak, bagiku perangkap tikus itu nggak ada artinya, malah kalo ada, perangkap itu sengaja aku buat mainan ...."

Tikus 2: "Wahh ... itu sih nggak ada apa-apanya! Kamu tau nggak, racun tikus itu sudah seperti air putih bagiku, minuman sehari-hariku itu ya racun tikus ...."

Tikus ketiga diam sejenak ... dan tiba-tiba langsung ngeloyor pergi tanpa bilang apa-apa. Lalu kedua temannya langsung bertanya, "Hey, kamu mau kemana?"

Tikus 3: "Sorry aku harus pergi dulu soalnya aku ada kencan sama kucing ...."

Singa yang Sombong


Seekor Singa dengan angkuh dan sombongnya berjalan-jalan ditengah hutan. ditepi hutan Si Singa bertemu dengan sekumpulan Monyet,
"Auuuumm,hai Monyet Monyet jelek,siapa yang paling hebat dihutan ini?"
Lalu monyet menjawab,
"Tentu saja anda tuan singa".

Lalu si Singa pergi, sampai didalam hutan si Singa bertemu dengan segerombolan Srigala,
"Auuuuuummm, hai Srigala Srigala licik ,siapa yang paling ditakuti dihutan ini?"
Srigala pun menjawab,
"Tentu saja anda tuan Singa".

Dengan sekali lompatan si Singa pun masuk kedalam hutan. setelah itu si Singa bertemu lagi dengan seekor Gajah yang besar dan gemuk.
"Auuuuumm,hai Gajah hidung jelek,siapa yang paling kuat dihutan ini?"

Si Gajah diam saja tidak menghiraukan si Singa,lalu si Singa dengan nada marah bertanya lagi,
"Hai Gajah goblok,siapa yang paling kuat.....",
belum selesai si Singa bertanya si Gajah lari kearah si Singa dan tanpa ampun si Singa diinjak injak hingga babak belur, setelah itu si Gajah kembali ketempat nya semula.

Sambil terhuyung huyung dalam keadaan babak belur si Singa dengan terpatah patah berkata,
"Kalau tidak tahu jawabannya yaa jangan marah gitu dong...."

Rusa Taman Monas Stress


Seekor rusa dikembalikan ke Kebun Raya Bogor dari Taman Monas karena stress.
Sesampainya di Kebun Raya Bogor rusa itu bercerita kepada teman-temanya, bahwa di Taman Monas lingkungannya sungguh merusak jiwa mereka.

Sebagian teman mereka ada yang menjadi beringas seperti PENJAHAT, ada yang genit seperti WARIA dan WTS, ada pula yang suka berteriak-teriak seperti orang sedang DEMONSTRASI dan macam-macam lagi.

Hanya dia satu-satunya yang tidak terpengaruh katanya dengan bangga. Selesai bercerita rusa itupun pergi meninggalkan teman-temannya sambil berteriak:
"SARINAH - BLOK M... SARINAH - BLOK M, DITENGAH MASIH KOSONG, YOO TARIIIK PIR !!!"

Permintaan beruang dan kelinci


Suatu hari Sang Dewa Monyet alias Sun Go Kong dibuang ke tengah hutan belantara karena kesalahannya membuat film sinetron.Hutan itu begitu luasnya dan gelap gulita, maka sambil menggerutu Sun Go Kong berusaha keluar dari hutan tersebut. Sudah berjalan sekian lamanya tidak juga ia bertemu dengan makhluk hidup. Sampai pada akhirnya bertemulah dia dengan seekor Beruang yang sedang mengejar seekor Kelinci. Wah betapa gembiranya Sun Go Kong, hingga akhirnya dia bicara pada kedua mahluk itu.

Sun Go Kong: "Eee... stop kalian berdua sudahlah jangan berkelahi begitu, perkenalkan aku Sun Go Kong akan mengabulkan tiga permintaan untuk kalian berdua, karena aku sangat senang dapat bertemu dengan mahluk hidup, Nah untuk yang pertama kau Beruang minta apa??"

Beruang: "Ooo... aku ingin semua beruang dihutan ini menjadi Beruang Perempuan kecuali aku."
SGK: "Baik ini aku penuhi permintaan kamu", maka jadilah semua beruang dihutan itu menjadi beruang perempuan, dan kamu Kelinci kamu minta apa??"

Kelinci: "Kalau aku ingin sebuah Helm saja."

Beruang: "Dasar Kelinci goblok kamu buat apa minta helm??"

SGK: "Sudah jangan ribut lagi, kamu beruang kamu minta apa lagi??"

Beruang: "Aku jelas minta semua beruang di hutan sebelah jadi Beruang Perempuan semua."

SGK: "Dasar gila kamu, tapi OK-lah aku penuhi maumu dan kamu kelinci mau minta apa???"

Kelinci: "Aku minta motor Super Bike yang paling cepat."

Beruang: "Sudah gila bener ini kelinci, buat apa motor itu."

Kelinci: "Diam kamu, kau tahu apa...??", katanya sambil menstater motor tersebut

SGK: "Sudah lah jangan ribut lagi, kamu minta apa lagi Beruang??"

Beruang: "Aku mau minta yang hebat, minta semua beruang di dunia ini jadi beruang perempuan semuaaaa???"

SGK: "Beruang gila seks bener kamu yaah, dan kamu Kelinci ayo minta apa lagi jangan kalah sama Beruang??"

Kelinci: "Aku minta..., (sambil memasukkan gigi satu motor tsb )... minta Beruang ini jadi Homo". Dan kelinci langsung tancap gas...
kabur!!!

Kambing


Seekor anak kambing bertanya kepada ibunya,

"Mak mak.... kenapa kita dilahirkan berbulu???"


Mak kambing menjawab
"Syukurlah nak, bulu kita tak separah dan selebat bulu gorilla"

Anak kambing tanya lagi
"Mak, mak, kenapa kita dilahirkan untuk mengembek ?"

Mak kambing jawab
"Bersyukurlah nak, kita mengembek org tak takut, tidak seperti harimau, dia mengaum bikin orang takut"

Anak kambing tanya lagi,
"Mak mak..... kenapa kita dilahirkan dengan badan bau ?"

Mak kambing pun jawab
"Bersyukurlah nak, bau kita tak sebau orang yg baca humor ini... "

Kura-kura Kecil dan Sepasang Burung


Seekor kura-kura kecil sedang memanjat pohon dengan sangat perlahan. Setelah berjam-jam akhirnya dia sampai juga di puncak pohon. Kemudian dari puncak pohon dia melompat ke udara dan melambai lambaikan kedua kaki depannya, lalu jatuh gedebug ketanah dengan keras. Lalu pingsan...

Setelah siuman dari pingsannya, dia mulai lagi memanjat pohon tadi, kemudian melompat lagi ke udara dan jatuh lagi ketanah. Begitu dilakukan kura-kura kecil itu hingga berulang kali, sementara sepasang burung yang hinggap di dahan pohon itu terus mengawasi kura-kura kecil yang sudah sekarat kesakitan itu.

Tiba tiba burung betina berkata kepada burung jantannya,
"Mas.., saya rasa sudah waktunya kita berterus terang kepada kura-kura kecil kita kalau dia itu kita adopsi"

Makanan Bebek


Seekor Bebek pergi ke warung dan bertanya,"Ada makanan Bebek?"
Tukang warung bilang,"Tidak ada."
Bebek bilang "Iya deh......" lalu pergi.

Besoknya, Bebek itu kewarung lagi dan bertanya, "Ada makanan Bebek?" Tukang warung bilang tidak ada dan Bebek itu pergi.

Besoknya lagi, Bebek itu kewarung lagi dan bertanya,"Ada makanan Bebek?"
Tukang warung bilang, "Saya sudah bilang dua kali, saya tidak menjual makanan Bebek, dan tidak akan pernah menjualnya. Jika kamu tanya lagi, akan saya paku kaki kamu ke lantai." lalu Bebek itu pergi.

Besoknya Bebek itu datang lagi kewarung dan bertanya,"Ada Paku?"
"Tidak ada." Dan bebek itu bertanya lagi, "Ada makanan Bebek?"

Anjing kecil yang hebat


Zaman dulu di Inggris, ketika zaman para landlord memiliki anjing-anjing pemburu yang tangguh, tersebut seorang yang memiliki anjing dengan tinggi cuma 30cm. Saat ia berjalan-jalan, ia bertemu Sir Graham yang memiliki anjing buldog gede dan serem. "Hai, orang asing," kata Sir
Graham, " anjingmu kecil sekali!"

Orang itu menjawab, "Oya, baiklah, kalo anjingmu bisa mengalahkan anjing ku ini dalam 15 detik, kau kuberi 1000 keping emas." Dan mereka mengadu anjingnya.

Setelah 10 detik, darah berceceran dimana-mana. Si buldog hancur. Dan orang itu menerima 1000 keping emas dari pemilik buldog.

Setelah berjalan sebentar, ia bertemu Sir John yang memiliki anjing blasteran herder dan serigala. Kali ini pun ia menantang anjing serigala itu dengan waktu 20 detik dan taruhan 5000 keping emas. Anjing herder itu hancur dalam 15 detik.

Ketika ia akan pergi, Sir John menyarankannya untuk menemui raja yang memiliki anjing terkuat di seantero kerajaan. Lalu orang asing itu pun menemui Raja dan menantang anjingnya dengan taruhan 10000 keping emas. Lagi-lagi anjing lawan dihancurkan. Terheran-heran, raja bertanya," Hebat sekali, anjing apa ini dan bagaimana kau melatihnya?"

Orang asing itu menjawab, "Oh, latihannya biasa-biasa saja, dan rasnya pun saya sendiri kurang jelas. Tapi kalo gak salah, sebelum ekornya dipotong dan diberi kuping-kupingan, namanya buaya."

Emang Lo Aja Yang Punya Kakek?


Suatu ketika ada seorang penjual topi yang berjalan melintasi hutan. Cuaca saat itu sangat panas. Ia lalu memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah sebuah pohon besar. Sebelum merebahkan diri, ia meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya.

Beberapa jam ia terlelap dan terbangun oleh suara-suara ribut. Hal pertama yang disadarinya adalah bahwa semua topi dagangannya telah hilang. Kemudian ia mendengar suara monyet-monyet di atas pohon. Ia mendongak ke atas. Betapa terkejutnya ia melihat pohon itu penuh dengan monyet. Dan, semua monyet itu mengenakan topi-topinya.

Penjual topi itu terduduk dan berpikir keras bagaimana caranya ia bisa mendapatkan kembali topi-topi dagangannya yang sekarang sedang dimain-mainkan oleh monyet-monyet itu. Ia berpikir dan berpikir, dan mulai menggaruk-garukkan kepalanya. Lalu ia melihat monyet-monyet itu ternyata menirukan tingkah lakunya. Kemudian, ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya. Dan monyet-monyet itu pun melakukan hal yang sama.

Aha..! Ia pun mendapat ide..! Lalu ia membuang topinya ke tanah, dan monyet-monyet itu juga membuang topi-topi di tangan mereka ke tanah. Segera saja si penjual itu mengumpulkan dan mendapatkan kembali semua topi-topinya. Ia pun melanjutkan perjalanannya.

Lima puluh tahun kemudian, cucu dari si penjual topi itu juga menjadi seorang penjual topi juga dan telah mendengar cerita tentang monyet-monyet itu dari kakeknya. Suatu hari, persis seperti kakeknya, ia melintasi hutan yang sama. Udara sangat panas. Ia beristirahat di bawah pohon yang sama dan meletakkan keranjang berisi topi-topi dagangan di sampingnya.

Ketika terbangun ia menyadari kalau monyet-monyet telah mengambil semua topi-topinya. Ia pun teringat akan cerita kakeknya. Ia mulai menggaruk-garuk kepala, dan monyet-monyet itu menirukannya. Ia melepas topinya dan mengipas-ngipaskan ke wajahnya, monyet-monyet itu masih menirukannya. Nah, sekarang ia merasa yakin akan ide kakeknya. Kemudian ia melempar topinya ke tanah. Tapi kali ini ia yang terkejut, karena monyet-monyet itu tidak menirukannya dan tetap memegangi topi itu erat-erat.

Kemudian, seekor monyet turun dari pohon, mengambil topi yang dilemparkan oleh cucu pedagang topi itu, lalu menepuk bahunya sambil berkata, "Emangnya elo aja yang punya kakek...?"

Kamu sudah tahu kan kalimat berikutnya


Seorang wanita selalu pergi ke tempat kerja dengan melewati jalan yang sama. Di jalan itu terdapat sebuah 'pet shop' dan ada seekor burung kakaktua yang bertengger di depan toko.

Saat melewati toko itu, burung kakaktua itu berteriak, "Hei cewek! Kamu benar-benar jelek!"

Anda bisa bayangkan betapa marahnya sang wanita itu. Setiap pergi dan pulang kerja, cacian kakaktua itu terus didengar.

Akhirnya suatu hari, kemarahannya meledak. Dia mendatangi 'pet shop' itu dan mengancam akan membunuh burung kakaktua itu, jika masih mengeluarkan makian yang menyinggung perasaannya.

Pemilik toko menenangkan wanita itu dan berjanji akan membuang kata-kata jelek itu dari mulut kakaktua.

Keesokan harinya ...
Saat dia berangkat kerja dan melewati 'pet shop' itu, burung kakaktua itu menyapa dengan manis, "Hei, cewek!"

Terdiam sejenak.
Lalu burung itu melanjutkan, "Ah, kamu sudah tahu kan kalimat berikutnya!"

Cara Membunuh Buaya


Ada 3 ekor buaya yg berbeda warna, yaitu biru, merah dan kuning. Yg jadi pertanyaan:
Bagaimanakah cara membunuh buaya biru?
Ditembak aja, entar juga mati.


K`lo membunuh buaya merah diapain?
Buayanya di gebukin dulu sampe biru, trus di tembak.

Trus bunuh buaya kuning gimana?
Buayanya di ejek-ejek dulu sampai merah, trus abis itu di tonjokin sampe biru dan setelah itu ditembak aja :)

Wrong Time