Recent Posts

    Popular Posts

Showing posts with label Language. Show all posts
Showing posts with label Language. Show all posts

Balada Wakidjan


Wakidjan begitu terpesonanya dengan permainan piano Nadine. Sambil bertepuk tangan, ia berteriak, "Not a play! Not a play!"

Nadine bengong. "Not a play?"

"Yes. Not a play. (Bukan main.")

Tukidjo yang menemani Wakidjan terperangah. "Bukan main itu bukan not a play, Djan."

"Your granny (Mbahmu). Humanly I have check my dictionary kok.

(Orang saya sudah periksa di kamus kok)

"Lalu berpaling ke Nadine. "Lady, let's corner (Mojok yuk).

But don't think that are nots (Jangan berpikir yang bukan-bukan).

"I just want a meal together."

"Ngaco kamu, Djan," Tukidjo tambah gemes.

"Don't be surplus (Jangan berlebihan), Djo. Be wrong a little is OK toch.?"

Nadine cuman senyum kecil. "I would love to, but …"

"Sorry if my friend make you not delicious (Maaf kalau teman saya bikin kamu jadi nggak enak)" sambut Wakidjan ramah.

"Different river, maybe (Lain kali barangkali)."

I will not be various kok (Saya nggak akan macam-macam kok).

Setelah Nadine pergi, Wakidjan menatap Tukidjo dengan sebal.

"Disturbing aja sih, Djo. Does the language belong to your ancestor (Emang itu bahasa punya moyang lu)?"

Tukidjo cari kalimat penutup. "Just itchy Djan, because you speak English as delicious as your belly button."

(Gatel aja, Djan, soalnya kamu ngomong Inggris seenak udelmu dewe).

Wakidjan cuman bisa merutuk dalam hati, "His name is also effort." (Namanya juga usaha )

Dialog Absurd Warga Djakarta (17)


Itu otaknya aja kayanya...
Perempuan kehausan: "Aduh boo... Haus gua, gua degradasi kayaknya."

Mal di Jakarta, didengar oleh teman yang ingin memberikan air aki.


Adanya yang isi kentang...
Cowo Polos: "Mbak, ada bread gak?"
Pelayan: "Wah gak ada mas, adanya french fries."
Cowo Polos: (bilang ke teman-temannya) "Adanya french fries..."
Wanita Lugu hamil muda: "Ya udah gak papa, gua pesen french fries yang isinya pisang ya!"

Didengar oleh si cowo polos yang mencari laut untuk menenggelamkan dirinya.


Dan rasanya gak manis juga sih...

Pelayan: "Mbak tadi teh manisnya pake es gak?"
Cewek: "Pake mas..."
Cowok melambai: "Kalo gak pake es jadi teh mani dong mas... Hihihi."

Nasi uduk tenda Ampera, didengar pengunjung lain yang benar-benar malas membayangkan.

Dialog Absurd Warga Djakarta (16)


Kenapa bukan pemain aja ya?
Anak umur 3 tahun: "Ma, kakak itu pendiem ya?"
Mama: (senang anaknya bisa menilai orang) "Hmm, emang kenapa, dek?"
Anak: "Abis kakak suka bilang ke aku, 'dek, diem dong!'."

Didengar oleh seseorang yang tidak jadi menyelamati kepekaan anak itu.


Maaf, kami tidak melayani londo...
Sekelompok teman: (membaca menu) "Mas sweet ice teanya tujuh, ya!"
Pelayan dengan muka bingung: "Umm, tunggu sebentar ya..."
(...)
Pelayan kembali: "Maaf mas, gak ada..."
Salah satu teman penasaran: "Kalau gitu ganti es teh manisnya aja tujuh deh, mas!"
Pelayan: "Oh kalo itu ada mas!"

Mall di jakarta, didengar oleh enam orang teman lainnya yang malas menjelaskan ke pelayan apa persamaan sweet ice tea dan es teh manis.


Itu namanya juga Restoran Masuk! Eh, atau Keluar?
Teman #1: "Wah.. Hotel ini keren juga, hotel apaan sih, baru yah...?"
Teman #2: "Iya... Keren bo..."
Ketika melewati pintu masuk hotel
Teman #1: "Eh bo... Ini namanya HOTEL ENTRANCE."
Teman #2: "Oohh... Hotel entrance, baru pasti, gua baru liat, keren juga nih hotel entrance..."

Didengar oleh teman #3 yang ingin mencopot papan petunjuk itu dan menjejalkannya ke mulut mereka.

Dialog Absurd Warga Djakarta (12)


Ini bahasa korporat, kamu gak bakal ngerti . . .
Boss yang sedang telepon di dalam ruangan: " . . . tapi kan dia beli tanahnya udah lama, udah tadi tahun '75. Coba, tahun '75 itu tahun berapa? . . . (hening sejenak) . . . ya, tahun '75 kan?!"

Fatmawati, didengar oleh karyawan yang berharap bisa pindah meja biar gak banyak dosa.


Masalahnya ada pada kemasan . . .
Teman #1: "Ayolaah, ngapain juga sih elo pulang cepet-cepet?"
Teman #2: "Gak bisa, gue besok ke luar kota pagi-pagi . . . belum packaging barang-barang."

Arteri Pondok Indah, didengar oleh seorang teman yang langsung berkemas-kemas untuk melarikan diri.


Nanti juga anget sendiri kok . . .
Yuppies: "Mas, bisa buy one get one ya?"
Barista: "Bisa, tapi hanya untuk Frappuccino saja."
Yuppies: "Yaaah, Frappuccino-nya ada yang hot?"

Kedai kopi di Thamrin, didengar oleh pengunjung di antrian yang ingin menyarankan si yuppies untuk ke warung kopi saja.

Dialog Absurd Warga Djakarta (8)


You yesterday afternoon kid!
Teman #1 ke temannya yang sedang mengomel dengan nada nyinyir: "Dasar loe... Magic granny!" (terdiam)
Teman #2: "Hah? Maksud loe, nenek sihir?"

Didengar sekelompok orang yang langsung memesan Nimbus 2000.


Tapi loe jadi enteng dan kuat...
Cewek #1: "Aduh, kaki gua kena baret plat mobil nih... Berdarah nih. Moga-moga gak karatan, entar gua kena penyakit titanium lagi!"
Cewek #2: "Tetanus kaleee!"

Didengar oleh seseorang yang tadinya berpikir cewe #1 baru bercengkerama dengan Iron Man.


Udah coba dinyalain, pak?
Penelpon ke PLN: "Mbak... Mau complain nih... Kok lampunya mati-padam, mati-padam melulu?"

Didengar CS PLN yang setengah mati menahan ketawa.

Pelajaran Bahasa Inggris


Dalam sebuah pelajaran bahasa Inggris, seorang guru menguji kemampuan bahasa Inggris muridnya.

Guru: "Billy, buatlah kalimat bahasa Inggris yang diawali huruf 'I'"

Billy: "I is ..."

Guru: "Bukan Billy. Kalau 'I' itu ngga pakai 'is', tapi pakai 'am'. I am ... titik ... titik."

Billy: "Baik .... 'I am the ninth letter of the alphabet'."

Perbedaan Kentut di Tiap Negara


Berdasarkan hasil survei sebuah lembaga internasional, telah diketahui bahwa tiap negara ternyata memiliki kecenderungan yang berbeda dalam "hal" kentut. Hasilnya sebagai berikut:

Orang Amerika jika kentut akan berkata, "EXCUSE ME.."

Orang Inggris jika kentut akan berkata, "PARDON ME.."

Orang Singapura jika kentut akan berkata, "I'M SORRY.."

Orang Indonesia jika kentut akan berkata, "NOT ME, NOT ME!!"

Jangan Bersulang Dalam Bahasa China


Alkisah seorang Cina dengan seorang Inggris yang saling tak mengerti bahasa mereka masing-masing, pergi ke restoran untuk makan bersama. Dengan bahasa Inggris seadanya mereka saling menyetujui makanan yang dipesan dan ketika makanan datang mereka mulai makan.

Setiap kali orang Cina tersebut mengangkat gelasnya, ia berkata kepada kawan Inggrisnya, "Gan bei!" (baca: kan pei !; artinya: "bersulang!"). Orang Inggrisnya semula tertegun, namun ia kemudian melanjutkan makannya. Hal ini terulang lagi setiap kali orang Cina tersebut hendak minum, ia mengucapkan "Gan bei!" (baca: kan pei)

Si orang Inggris ini hanya mengangguk, diam sebentar kemudian melanjutkan makannya.

Tak lama kemudian orang Cina itu kembali meneriakkan "Gan bei!" (baca: kan pei) sambil mengangkat gelas. Kali ini orang Inggris itu meletakkan alat makannya lalu berkata lantang kepada kawan Cina nya,

"It's all right if you CAN'T PAY! I will pay!, so shut up"

Pegawai Baru


Seorang manager di sebuah perusahaan melihat ada seorang pegawai baru. Lalu dia menyuruh pegawai baru itu untuk datang ke ruangannya.

"Siapa namamu?" adalah pertanyaan pertama yang diajukan manager pada pegawai baru itu. "John," jawab si pegawai.


Manager tampak marah, "Dengar...aku nggak tahu tempatmu seperti apa dulu kamu bekerja, tapi aku tidak memanggil karyawanku dengan nama depan mereka. Itu melanggar etika dan akan menjatuhkan martabat. Aku hanya akan memanggil pegawaiku dengan nama keluarganya seperti ... Smith, Jones, Baker... Mengerti, ya? Parakaryawan di sini memanggilku Mr. Robertson. Nah, karena sekarang masalahnya sudah jelas, katakan siapa nama keluargamu?"
Pegawai itu dengan mengeluh menjawab, "Darling. Nama lengkap saya adalah John Darling." "Saya setuju, saya panggil kamu John saja........"

Bila BBM naik lagi


BBM mau naik, hidup tambah SIMANUNGKALIT, PANDAPATAN MANURUNG, banyak SIHOTANG, tak ada lagi HARAHAP, keadaan semakin GINTING, kepala pusing sampai SIBUTAR-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK. jumlah rakyat miskin sudah PANGARIBUAN, anak-anak nangis MARPAUNG-MARPAUNG, otak sudah SITOMPUL, tapi kita masih saja diminta sabar SITORUS, jangan putus HARAHAP katanya, mintalah PARLINDUNGAN supaya BONAR-BONAR selamat, BUTET dah, fwd

Cuma Salah Bahasa


Si Amat membuat spanduk yang tulisannya begini:

"SAVE THE COUNTRY, HANG TNI ... SAVE THE PEOPLE, HANG POLRI"

tentu saja ia lalu diciduk Aparat CJ.


Setelah diinterogasi, dia dilepaskan walau spanduknya dibakar.
Ternyata, maksud si Amat baik. Cuma, bahasa Inggrisnya kacau.
Arti spanduk itu dalam benak Amat adalah:
"Keselamatan Negara tergantung TNI, Keselamatan Rakyat tergantung Polri..."

Best T-Shirt Design


Pepatah Dari Seberang


1. Uang bukan segalanya. Masih ada Mastercard dan Visa

2. Kita seharusnya menyukai binatang. Mereka rasanya lezat.

3. Hematlah air. Mandilah di bawah shower bersama kekasih kita.


4. Dibelakang setiap pria sukses ada seorang wanita hebat. Di belakang setiap pria yang tidak sukses ada dua.

5. Cintailah tetangga. Tetapi jangan sampai tertangkap basah.

6. Orang bijaksana tidak menikah, setelah menikah mereka menjadi bijak sana bijak sini

7. Cinta itu photogenic. Dia memerlukan tempat gelap untuk berkembang.

8. Pakaian itu adalah pagar pelindung. Pagar seharusnya melindungi tanpa menghalangi pemandangan yang indah.

9. Semakin banyak belajar, semakin banyak yang kita tahu. Semakin banyak yang kita tahu, semakin banyak yang kita lupa. Semakin banyak yang kita lupa, semakin sedikit yang kita tahu. Jadi kenapa kita sibuk belajar?

10. Masa depan tergantung pada impian kamu. Maka pergilah tidur saja sekarang.

Puisi Pemabuk


Barang siapa yg minum pasti akan mabuk

Barang siapa yg mabuk pasti akan tertidur


Barang siapa yg tidur pasti tidak akan berbuat dosa

Barang siapa yg tidak berbuat dosa pasti akan masuk surga

Jadi marilah kita minum dan masuk surga

Puisi Cinta Pegawai Accounting


Wahai Kekasihku...
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku


Wahai kekasih hatiku...
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku....
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku....
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo
mungkin cinta kita harus dijurnal balik...

Sajak Tentang Uang


Kawan, dengan uang engkau dapat ...
Membeli tempat tidur,
tapi tidak dapat membeli "tidur nyenyak".

Membeli sebuah jam,
tapi tidak dapat membeli waktu.

Membeli sebuah buku,
tapi tidak dapat membeli pengetahuan.

Membeli posisi yang bagus dalam pekerjaan,
tapi tidak dapat membeli kehormatan.

Membeli obat-obatan,
tapi tidak dapat membeli kesehatan.

Membeli darah,
tapi tidak dapat membeli kehidupan.

Jadi uang bukanlah segalanya ....

Bahkan uang terkadang membuatmu merasa sakit dan menderita.

Aku memberitahukan hal ini kepada kalian semua, karena aku adalah temanmu, dan sebagai teman aku ingin menyingkirkan semua rasa sakit dan penderitaan yang engkau alami.
Jadi segera kirimkan semua uangmu kepadaku karena aku rela menderita untukmu.

Puisi Cinta Seorang Ilmuwan


Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku


Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak terbatas

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita

Salam
Ilmuwan

Puisi Anak Kedokteran


Hari itu, ketika tubuhku pada metabolisme nya
yang terendah...

Mataku berakomodasi tak percaya...
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku??


Dalam sms mu...
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu...
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP...
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin...

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi
fisiologis dan tachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar
seluruh discuss vertebralis ku berkata...

"Setiap cardiac outputku membutuhkan
pacemaker darimu.
Setiap detail gerakan glossus mu merangsang
saraf simpatisku."

"Ucapan selamat malammu laksana diazepam...
Ucapan "jangan menangis, sayang"mu bagaikan
valium bagiku...
Dan ketika kau pergi...terasa bagaikan
imunosupresi untukku..."

Apa yang terjadi padaku??

Cinta kau bilang??
Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya...
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised
Control Trial dengan Double Blind tentang nya??

Diagnosa aku...
Infus aku dengan cairan elektrolit "aku milikmu"...
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ
kita bersama-sama...
Sampai brain stem death memisahkan kita...

Syair Dari Tanah Batak


BBM naik, hidup tambah SIMANUNGKALIT

Harga2 NAEK, SAGALA PANDAPOTAN MANURUNG,

Banyak SIHOTANG

Hidup bagaikan mendaki TOBING

Tak ada lagi HARAHAP


Kepala pusing sampai SIBUTAR BUTAR

Rambut rontok dan nyaris POLTAK

Jumlah rakyat miskin sudah PANGARIBUAN

Anak-anak menangis MARPAUNG-PAUNG

Otak sudah SITOMPUL

Tapi kita masih diminta sabar SITORUS

Jangan putus HARAHAP katanya

Mintalah PARLINDUNGAN,

supaya BONAR-BONAR selamat ...

BUTET dah... !!

Sajak Angin dan Langit


Hembusan sepoi angin malam membawa indah senyummu,
merasuk jauh ke jiwaku...


Sambil berbaring merasakan nikmat kangen
di tempat tidur di dalam kamarku,
kulihat taburan cahaya bintang
membawa terangnya senyummu...

Kemudian aku mulai bertanya,
"Dimana atap kamarku...!?"