Showing posts with label Business. Show all posts
Showing posts with label Business. Show all posts

If You Care Indonesia, Spread This Video


Fakta mengenai Industri dan bisnis rokok di Indonesia, penetrasi rokok dalam masyarakat Indonesia

Tahu ga? 
  • kalo harga rokok Marlboro di Amerika itu sekitar Rp 110.000,- ($ 12) per bungkus?
  • kalo ternyata pemilik Sampoerna saat ini adalah orang yang sama dengan Pemilik Marlboro?
  • kalo di Indonesia diperkirakan 400.000 orang per tahun meninggal oleh penyakit yang disebabkan oleh rokok?
Dalam Konferensi Dunia untuk Tembakau 2010 di Jakarta, Koresponden Christof Putzel pergi menyelinap dan melakukan pembicaraan dengan karyawan perusahaan tembakau. Ia juga melakukan wawancara dan investigasi langsung mengenai bocah perokok terkecil di Dunia.

Ia juga memaparkan mengenai fakta-fakta cengkraman bisnis tembakau global di Indonesia.


Jika anda berpikir boleh mendukung rokok untuk membantu membantu mereka yang bekerja dalam industri tembakau, maka datanglah ke Rumah sakit Jantung Harapan Kita dan pikirkan siapa yang bersedia membatu para pasien?

Tolak! World Tobacco Asia 2012

You Worry About Me. But Why Not About Your Self?

4 Hal Penting Dalam Menjalankan Bisnis


Mencari pekerjaan saat ini bukanlah hal yang gampang. Mungkin dengan menciptakan bisnis bisa menjadi salah satu bidang karir yang menjamin kelangsungan hidup Anda.

Namun, sebelum memutuskan untuk menciptakan sebuah bisnis, ada hal-hal yang harus diketahui sebelum membentuk sebuah usaha.
Berikut ini beberapa hal yang harus Anda lakukan ketika telah memiliki bisnis.

Komitmen
Bisinis apapun yang ingin dijalankan, perlu adanya sebuah komitmen dalam diri. Komitmen tersebut yang membuat bisnis dapat berkembang dan dipercaya oleh konsumen. Misalkan, Anda bisnis katering dan telah bekerjasama dengan satu perusahaan untuk melayani makan siang di perusahaan tersebut, Anda harus komitmen setiap harinya menyediakan makanan. Pastikan konsumen puas dengan rasa makanan dan kebersihan, serta ketepatan waktu. Jangan sampai makanan tiba saat jam makan siang telah usai.

Jalankan secara profesional
Sekecil apapun bisnis Anda, tetap memiliki regulasi dan kebijakan tersendiri. Anda harus memiliki prosedur, memiliki tim kerja dengan jabatannya masing-masing serta memiliki klien. Catat dan simpan semua dokumen yang berhubungan dengan bisnis Anda untuk bisa di-review setiap bulan atau tiga bulan sekali.

Bekerjasama dengan orang yang handal
Sangat baik, di dalam melakukan bisnis, Anda bekerjasama dengan orang yang handal. Apalagi, jika Anda masih amatir, Anda membutuhkan ide dan dukungan moral maupun material. Jadi, sebaiknya carilah rekan bisnis yang mau diajak kerjasama untuk mengembangkan usaha.

Jadilah tidak nyaman
Kenyamanan tidak membuat Anda maju. Sedangkan ketidaknyamanan dalam bisnis menuntut Anda terus berpikir dan bergerak maju. Ketidaknyamanan lebih dimaksudkan ke arah ketidakpuasan dalam pencapaian bisnis.

54% of companies ban Facebook, Twitter at work


According to a study commissioned by Robert Half Technology, an IT staffing firm, 54% of U.S. companies say that they have banned workers from using social networking sites like Twitter, Facebook, LinkedIn and MySpace while on the job. The study, released on Oct 6th '09, also found that 19% of companies allow social networking use only for business purposes, while 16% allow limited personal use.

Only 10% of the 1,400 CIOs interviewed answer that their companies allow employees full access to social networks during work hours.

"Using social networking sites may divert employees' attention away from more pressing priorities, so it's understandable that some companies limit access," said Dave Willmer, executive director of Robert Half Technology and a Computerworld columnist, in a statement. "For some professions, however, these sites can be leveraged as effective business tools, which may be why about one in five companies allows their use for work-related purposes."

A study released last summer concluded that social networking use could hurt the bottom line.

Nucleus Research, an IT research firm, reported in July that employee productivity drops 1.5% at companies that allow full access to Facebook in the workplace. That survey of 237 corporate employees also showed that 77% of workers who have a Facebook account use it during work hours.

Nucleus said that the survey found that "some" employees use the social networking site for as much as two hours a day at work. It did not say how many workers fit into that category, but it did note that one in 33 workers surveyed said that they use Facebook only while at work. And of those using Facebook at work, 87% said they had no clear business reason for accessing the network.

And in August, the U.S. Marine Corps reaffirmed its ban on the use of social networks by its soldiers.

Planning on firing off a short missive on Twitter or posting an update to your friends on Facebook from the office?

Better check your employer's rules first!

An Interesting Online Chat (Humor)


Our FRIEND WAS chatting with a female - (Online chat).

(Background both are s/w engineers by the way and both work for real big MNC's)

Hero : Hey...GM (Good Morning)... How's u doing today?

Female: VGM...Day is going good and it got better having found u on chat

Hero : wow...am honoured, u know what, my day starts only when I find you on Chat

Female: Yep...me too feel the same...Brb (be right back)'ll get some Coffee.

Hero : OK

(Hero waits impatiently. Meanwhile, his manager comes to his desk ).

Manager : Hey, I need some help from you

Hero : [**** This guy always comes at wrong time] Yeah tell me.

Manager : Could u write a program for me which generates nth prime number, Given value of n. Would you give this by today evening?

Hero : I would do that, but I think it's quite hard, is it ok with you, if I Give it by tomorrow evening.

Manager: Yeah, that would be fine. Thank you [Leaves the place]

(Our hero sighs and stares at his monitor waiting impatiently for Female to Arrive. All of a sudden smiles on his face. Over to chat window...)

Female: Hey, am back

Hero : cool, you know what my manager does, he's kinda..... keeps asking stupid tings, tries to give me stupid work.... $*#&$@

Female: Yeah, it's the same everywhere. Real sick ppl these managers are!!

Hero : Yep, u rite!!

Female: Hey, can u do me a favor

Hero : *smiles* sure, why not.

Female: Hey, I want you to write me a program to print nth prime Number, given N. Would you give that to me by tomorrow evening? Plzzz. You know it's real Urgent for me to work this out

Hero : hey, that's a one-hour's work. Sure check Ur mail in an hour from now.

ok?

Female: THIS IS WHAT I ASKED U WHEN I CAME TO YOUR WORK PLACE. NOW YOU KNOW WHO I AM ...!!

AND ONE MORE POINT.... YOUR 1 HOUR TIME STARTS NOW !!

*********
FUNZUG.COM

How To Start Your Day With A Positive Attitude


1. Open a new file in your PC .


2. Name it ' Boss '


3. Send it to the RECYCLE BIN


4. Empty the RECYCLE BIN


5. Your PC will ask you, 'Are you sure you want to delete Boss permanently? '


6. Answer calmly, 'Yes,' and press the mouse button firmly....


7. Feel better?

Dialog Absurd Warga Djakarta (14)


Anti orang bodoh semoga...
Sekretaris: "Eh hari ini Mas X resmi pindah kantor loh..."
Staff: "Wah makan-makan nih..."
Sekretaris: "Iya dia mau ngadain firewall party loh di Paregue!"

Didengar oleh semua staff yang ingin menyuruh sekretaris itu membuka kamus dunia maya.


Itu belum tentu salah!

Dosen Etika: "Jadi, kalian ada pertanyaan mengenai tema rasa bersalah ini?"
Mahasiswa sering keceplosan: "Begini pak. Seandainya bapak onani..."

Didengar sekelas dengan ledakan tawa


Kuliahnya nyantai, jek!
Cowo Cupu: "Eh, sekarang loe di jurusan apa?"
Cowo Sok Keren: "Desain Komunikasi Casual!" (bangga)

Didengar oleh seluruh mahasiswa DKV yang ingin beramai-ramai mendepak si cowo sok keren dari jurusannya.

Dialog Absurd Warga Djakarta (11)


Sekarang sih tidak . . . mungkin nanti sore . . .
Klien: "Yang jadi manager, Pak X ya?"
Karyawan serius: "Iya."
Klien: "Jadi Ibu Y sekarang di atasnya Pak X?"
Karyawan serius: "Wah, saya ndak mau comment kalau masalah affair di kantor."

Kedai kopi di Jakarta, didengar karyawan lain yang menggigit bibir agar tidak membuka gosip kantor.


Oh, saya kira kamu cenayang . . .
Teman #1: "Aduh, belajarnya sampe setengah 6 aja ya, soalnya gue mau ngerjain tugas gambar."
Teman #2: "Oh, emang belum dikumpulin?"
Teman #1: "Iya baru mau dibuat hari ini, besok tugas gambarnya dikumpulin."
Teman #2: "Wah, dapet nilai berapa?"
Teman #1: "Lah . . . kan baru mau dikumpulin."

Cibubur, didengar oleh teman yang diam-diam menjauh dan merapat ke tembok kamar.


Nah, kalo persamaan-nya apa?

Associate Creative Director: "Sebenernya, beda istilah mixture sama blend itu apa ya?"
Copywriter: "Kalo mixture itu, nnnggggg . . . Ya gitu . . . yang mixture! Naah, kalo blend, yang lebih blended!!"

Didengar oleh Art Director yang merasa hari ini akan menjadi sangat panjang.

Dialog Absurd Warga Djakarta (10)


Terus motret tak gentar!
Penjual kamera: "Yang ini 8 megapixel kalo yang itu 10 megapixel, mas."
Pembeli kamera: "Oh, kalo yang satu itu revolusinya berapa?"

Didengar oleh pembeli kamera lain yang bersiap-siap perang


Jangan egois ya, kita harus bareng!
Pegawai laki-laki: "Dek, tolong bukain, saya mau masuk"
Pegawai wanita: "Enak aja keluar-masuk-keluar-masuk, boleh masuk, tapi nanti kalau mau keluar bilang-bilang ya... (terdiam dan salah tingkah)... Keluarnya bareng ya... Eh" (tambah salah tingkah)

Perkantoran Gatot Subroto, didengar oleh seruangan yang menunggu dengan tidak sabar kelanjutannya.


Biar jelek yang penting PD . . .
Guru fisika: "Ini hasil ulangan kalian, tolong dibagikan."
Cewek #1: "Eh eh, nilai lo berapa?"
Cewek #2: "Ah, gue jelek banget nih."
Cewek #3: "Yee, gue tuh lebih jelek kali dari lo!"

Sekolah di BSD, didengar oleh teman-teman sekelas yang mengangguk-angguk setuju.

Dialog Absurd Warga Djakarta (8)


You yesterday afternoon kid!
Teman #1 ke temannya yang sedang mengomel dengan nada nyinyir: "Dasar loe... Magic granny!" (terdiam)
Teman #2: "Hah? Maksud loe, nenek sihir?"

Didengar sekelompok orang yang langsung memesan Nimbus 2000.


Tapi loe jadi enteng dan kuat...
Cewek #1: "Aduh, kaki gua kena baret plat mobil nih... Berdarah nih. Moga-moga gak karatan, entar gua kena penyakit titanium lagi!"
Cewek #2: "Tetanus kaleee!"

Didengar oleh seseorang yang tadinya berpikir cewe #1 baru bercengkerama dengan Iron Man.


Udah coba dinyalain, pak?
Penelpon ke PLN: "Mbak... Mau complain nih... Kok lampunya mati-padam, mati-padam melulu?"

Didengar CS PLN yang setengah mati menahan ketawa.

Dialog Absurd Warga Djakarta (6)


Nanti pasti internet gua beribet jadinya!
IT: "Komputernya jangan dinyalain dulu ya, saya mau pasang internet
wireless dulu..."
Pegawai: "Komputer gua gak usah deh mas, ribet kebanyakan kabel neh..."

Didengar oleh teman seruangan yang langsung berusaha serius bekerja.


Kami takut kalo semangat nanti bapak ngapain kita...
Dosen frustasi melihat mahasiswa tak bersemangat: "Aduh, kalian lemes semua sih, saya jadi lemah syahwat nih!"

Universitas di Depok, didengar oleh para mahasiswa yang serentak bangun dari kantuknya


Kelepasan yang lagi di pikiran ya?
Cowo #1: "Wah siang-siang gini makan sotomie enak nih."
Cewe: "Iya ya..."
Cowo #2: "Hah? Siang-siang sodomi?"
Cowo #3: "Makanya mas kalo ada pengalaman pahit masa kecil ya diceritain gitu..."

Perkantoran Sudirman, didengar oleh satu ruangan yang bertanya-tanya kebiasaan siang hari cowo #2.

Dialog Absurd Warga Djakarta (5)


Target pembaca kami banyak di Timur Tengah . . .
Klien: "Mbak, kenapa bulan ini kok majalahnya telat terbit ya?"
AE majalah: "Aduh mbak, bulan ini ada mesin baru di percetakan, jadinya mesti di kaligrafi ulang warna cetaknya."

Didengar oleh rekan AE yang berusaha mengingat-ingat kapan redaksi memutuskan untuk menggunakan bahasa Arab untuk majalahnya.



Bener-bener anak mama . . .

Ibu muda yang baru melahirkan: "Aduuh, suster, itu anak siapa sih yang nangis? Berisik banget!"
Suster: "Itu anak ibu . . ."

Rumah sakit bersalin di jakarta, didengar oleh suster yang merasa kasihan dengan bayi tersebut.


Percaya deh, gua ngerti layout kok!
Account Executive Pede Abis: "Jadi format-nya print ad-nya nanti vertikal."
Art Director: "Ok... Memanjang ke atas ya..."
Account Executive Pede Abis: "Ya, gak dong… Format-nya vertikal berarti memanjang ke samping!"

Didengar Account Manager yang kini faham kenapa pekerjaan banyak yang salah.

Dialog Absurd Warga Djakarta (4)


Memangnya lo pikir gw ada dimana?
Rekan X: "Y, Pak Z ada di Sunter gak?"
Rekan Y di Sunter: "Nggak ada man! Dia ada di sini!"

Sunter, didengar oleh rekan lain yang langsung mengecek lokasi dirinya sendiri lewat GPS.


Masih trial version sih kayaknya . . .
Perbincangan dengan klien mengenai implementasi sistem baru.
Klien: "Apakah pihak top manajemen sudah ter-upgrade dengan informasi ini?"
Karyawan: "Ter-update maksudnya, bu?"
Klien: "Ya, update maksud saya."

Didengar oleh karyawan yang jadi berpikir apakah si klien juga bisa di install ulang.



Karena saya adalah karyawan yang penuh inisiatif . . .

Bos majalah: "Bagaimana distribusi majalah? Sudah selesai apa ada kendala?"
Karyawan baru: "Sudah pak! Semua sudah di cancel sesuai jadwal!"
Bos majalah: "Hah?! Kok di cancel?! Kenapa bisa di cancel?!"
Karyawan lama: "Maaf pak, mungkin maksudnya di handle pak. Semua sudah selesai kok pak."

Pulogadung, didengar karyawan-karyawan lain yang panik melihat bos-nya hampir kena serangan jantung.

Dialog Absurd Warga Djakarta (2)


Santai dulu lah, masih sempat kok . . .
Mahasiswa #1: "Jam berapa sekarang?"
Mahasiswa #2: "Jam 11.00"
Mahasiswa #1: (buru-buru) "Anjrit! Gue telat!!"
Mahasiswa #2: "Kuliah jam 11?"
Mahasiswa #1: "Enggak. Kuliah jam 9.00"

Kantin universitas, didengar oleh mahasiswa lain yang ingin men-tattoo jadwal kuliah di muka si mahasiswa #1.


Oh, kirain mau sekalian . . .

Cowok #1: "Eh, kita ke tempat yang ada hotspot-nya ya, cewe gue pengen cek mail nih."
Cowok #2 yang sedang menyetir: "Okay."
Beberapa saat kemudian, mobil berhenti di depan sebuah hotel
Cowok #2: "Disini aja ya, bagus tapi murah. Besok mau gue jemput gak?"

Didengar oleh si cowok #1 yang bingung antara mau marah atau mau berterima kasih.


Lurus tidak lurus, semua di tangan Tuhan . . .
Tukang parkir: "Yaak, terooos, terooos! Balas kanannn, kanannn . . . jangan dibalas, jangan dibalas, biar Tuhan yang membalas!!"

Parkiran melawai, didengar oleh supir yang langsung minta Tuhan membalas si tukang parkir.

Reporter Muda Meliput Pembunuhan


Seorang reporter muda ditugaskan untuk meliput suatu peristiwa pembunuhan. Oleh perusahaan dia disewakan sebuah mobil lengkap dengan sopirnya. Setelah tiba di tempat kejadian, terlihat kerumunan orang. Sang reporter mewawancarai beberapa orang yang berada di tengah-tengah kerumunan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Selain itu, dia juga mewawancarai beberapa anggota keluarga dan beberapa tetangga, tapi masih merasa belum puas.

Lalu dia melihat seseorang yang bertampang ramah dan sepertinya tidak asing. Si reporter lalu berpikir, "Wah ... kelihatannya Bapak yang satu ini baik dan dia sering tersenyum padaku, pasti dia bersedia memberikan keterangan yang lebih akurat."

Si Reporter mendekati Bapak tersebut dan mulai mengajukan beberapa pertanyaan.

Reporter : "Apakah anda tetangga korban?"
Bapak : "Oh ... bukan."

Reporter : "Wah .. kalau begitu anda keluarganya!"
Bapak : "Bukan juga"

Reporter : "Kalau begitu apa hubungan anda dengan korban atau kejadian ini?"
Bapak : "Tidak ada"

Reporter : "Lalu mengapa anda ada di sini?"
Bapak : "Sebab aku adalah sopir yang membawamu kemari."

Nasib Pegawai Kantor Pos


Di Jakarta seorang pegawai baru kantor pos dipecat karena kelewat semangat mencap prangko.

Sudah lima tangkai stempel sampai patah, logam cap sampai cacat dibuatnya, karena tiap kali melihat prangko bergambar orang pakai peci ia langsung menghajarnya dengan stempel, sekuat tenaga, berkali-kali, sembari berteriak, "Rasain lu!"

Tersesat Di Hutan Tarzan


Pada suatu hari ada penjelajah yang tersesat di hutan. Walaupun sudah berputar-putar di sana selama 5 bulan tetapi tidak dapat juga jalan keluarnya. Akhirnya dia nyerah juga. Tiba-tiba dia bertemu dengan Tarzan

Penjelajah: (berpikir: "Wah ada Tarzan nih, tanya jalan keluar ah.")
Penjelajah: "Tarzan bantuin saya dong. Udah 5 bulan saya nyasar di sini..."

Tarzan: "Gampang kok... Nanti lurus aja, sampai mentok belok kiri dah...."

Penjelajah: "Ok, thanks Bro"

Penjelajah mengikuti jalan yang Tarzan katakan. Dia jalan terus sampai mentok lalu belok kiri. Tapi masih nyasar juga. Tidak lama kemudian dia ketemu lagi sama Tarzan.

Penjelajah: "Woy Tarzan koq ga ketemu sih jalan keluarnya?"

Tarzan: "Hahahaha... Kalau gua tahu jalan keluarnya sih gua dah gak di sini lagi..."

Takut Ngebut


Suatu hari ada seorang sopir angkutan umum yang mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, alias ngebut, plus ugal-ugalan disebuah jalan. Seluruh penumpang pada takut semua, terutama seorang ibu yang berada disebelah pak sopir itu, ibu itu kemudian berteriak dengan rasa takut...

Ibu : "Bang..!! Kalo nyopir jangan ngebut donk!! saya takut..."

Sopir : "Bu.. kalo ibu takut, merem aja seperti saya.."

Cara Agar Tidak Telat


Andi dan Budi sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.

Andi : "Bud, aku lihat kamu tiap berangkat kerja tidak membawa jam, bagaimana kamu bisa berangkat tepat waktu?"

Budi : "Gampang An, aku tinggal melihat di jalanan saja."

Andi : "Kok melihat di jalan?"

Budi : "Iya, kalau di jalan masih banyak karyawan swasta berarti itu masih pagi, berarti aku gak akan telat kalau naik bis."

Andi : "Lho, tapi kemarin aku lihat kamu naik ojek ke kantor?"

Budi : "Oo.. itu karena aku lihat dijalanan sudah tidak ada karyawan swasta, yang ada cuma pegawai pemerintah." :)

Lebih Miskin Dari Pengemis


Pengemis : "Tolong beri saya Rp. 5000 untuk makan Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"

Pengemis : "Beri saya Rp. 2500 untuk bubur, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"

Pengemis : "Beri saya Rp. 500 untuk segelas teh, Tuan!"
Tuan rumah : "Tidak punya!"

Pengemis : "Wah...ternyata nasib Tuan lebih parah dari nasib saya!"

Wartawan Selalu Benar


Seorang wartawan terkenal begitu keras kepala dan ngotot dalam segala hal. Sehingga pada suatu hari atasannya, mengingatkannya.

"Kau selalu menyangka bahwa dirimu benar, Padahal kau juga pernah salah bukan?," tegur atasannya.

"Memang," sahut si wartawan. "Sekali waktu saya memang pernah salah," tambah si wartawan.

"Nah! kau mengakuinya juga, bukan?," seru atasannya dengan gembira. "Kapan itu?"

"Beberapa waktu yang lalu," sahut wartawan, "Yaitu ketika saya menyangka bahwa saya salah, dan ternyata saya benar."